Akurasi
Sebelum mengetahui bagaimana keakuratan senapan sebaiknya mengenal dasarnya proses meluncurnya mimis dari moncong senapan.
Balistik Koefisien:
Apakah balistik koefisien itu?
Koefisien balistik (BC) pada dasarnya adalah ukuran seberapa efisien peluru; Artinya, seberapa baik ia memotong udara. Secara matematis, rasio kerapatan peluru terhadap koefisien bentuknya. Balistik koefisien pada dasarnya adalah ukuran pergeseran udara. Semakin tinggi angkanya semakin sedikit, dan semakin efisien peluru menembus udara. Jadi untuk tujuan terbang melalui udara secara efisien, semakin besar angka BC semakin baik kemampuan daya jangkau luncurannya.
Luncuran peluru dari pertama kali meluncur pada kecepatan maksimal awalnya sampai peluru
berhenti menyentuh tanah pada inclinasi tertentu..misalnya pada sudut menembak laras 0 derajat...artinya lurus..dari hukum percepatan dan gravitasi maka peluru akan melambat dan tertarik ke tanah akhirnya menimbulkan lintasan lengkung atau yg sering di sebut dg trajectory.
percobaan ini dilakukan dg objektif di area tanpa angin sama sekali sehingga bisa mendapatkan data angka yg objektif yg di kenal dg Angka BC..
Contoh mimis-mimis dg nilai balistic coofisien:
Mimis Berat BC
H&N Bacacuda match 10.65 grain 0.024
H&N Field Target Trophy 8.64 grain 0.023
JSB Exact Diabolo 8.44 grain 0.027
JSB Exact heavy 10.34 grain 0.033
JSB Express 7.9 grain 0.019
RWS Superdome 8.3 grain 0.014
Crosman 7.9 grain 0.025
Setelah lintasan Balistic coefisien dan Trajectory kita membahas mengenai power dan laras.
Power pada senapan angin haruslah kompatibel dg twist rate dari laras yg di gunakan sebagai media luncur mimis sebelum lepas keluar dari moncong laras.
Saat mimis meluncur keluar dari laras menciptakan spinning atau gerakan berputar saat meluncur di udara.
Gerakan berputarnya itu bukan hanya di sebabkan oleh alur dalam laras. fungsi alur adalah memposisikan mimis supaya tetap center pada laras juga sebagai media twistrate alur yg di bentuk melingkar. tujuannya supaya mimis ikut bergerak berputar mengikuti lekuk lingkaran..
Jumlah banyaknya putaran ini yg di sebut TwistRate..tolok ukur satuannya biasanya menggunakan inchi..misalnya twistrate TR 1:15, TR 1:17, TR 1:20...artinya adalah putaran berbanding panjang dalam satuan inchi...misalnya TR 1:15...artinya twist rate berputar 180 derajat dalam panjang 15 inchi.
Semakin kecil TR maka peluru semakin cepat berputarnya. semakin besar angka TR maka semakin lambat berputarnya meski pada kecepatan FPS yg sama..FPS adalah Feet Per Second dalam satu detik berapa feet daya tempuh mimis....
Balistik Koefisien:
Apakah balistik koefisien itu?
Koefisien balistik (BC) pada dasarnya adalah ukuran seberapa efisien peluru; Artinya, seberapa baik ia memotong udara. Secara matematis, rasio kerapatan peluru terhadap koefisien bentuknya. Balistik koefisien pada dasarnya adalah ukuran pergeseran udara. Semakin tinggi angkanya semakin sedikit, dan semakin efisien peluru menembus udara. Jadi untuk tujuan terbang melalui udara secara efisien, semakin besar angka BC semakin baik kemampuan daya jangkau luncurannya.
Luncuran peluru dari pertama kali meluncur pada kecepatan maksimal awalnya sampai peluru
berhenti menyentuh tanah pada inclinasi tertentu..misalnya pada sudut menembak laras 0 derajat...artinya lurus..dari hukum percepatan dan gravitasi maka peluru akan melambat dan tertarik ke tanah akhirnya menimbulkan lintasan lengkung atau yg sering di sebut dg trajectory.
percobaan ini dilakukan dg objektif di area tanpa angin sama sekali sehingga bisa mendapatkan data angka yg objektif yg di kenal dg Angka BC..
Contoh mimis-mimis dg nilai balistic coofisien:
Mimis Berat BC
H&N Bacacuda match 10.65 grain 0.024
H&N Field Target Trophy 8.64 grain 0.023
JSB Exact Diabolo 8.44 grain 0.027
JSB Exact heavy 10.34 grain 0.033
JSB Express 7.9 grain 0.019
RWS Superdome 8.3 grain 0.014
Crosman 7.9 grain 0.025
Setelah lintasan Balistic coefisien dan Trajectory kita membahas mengenai power dan laras.
Power pada senapan angin haruslah kompatibel dg twist rate dari laras yg di gunakan sebagai media luncur mimis sebelum lepas keluar dari moncong laras.
Saat mimis meluncur keluar dari laras menciptakan spinning atau gerakan berputar saat meluncur di udara.
Gerakan berputarnya itu bukan hanya di sebabkan oleh alur dalam laras. fungsi alur adalah memposisikan mimis supaya tetap center pada laras juga sebagai media twistrate alur yg di bentuk melingkar. tujuannya supaya mimis ikut bergerak berputar mengikuti lekuk lingkaran..
Jumlah banyaknya putaran ini yg di sebut TwistRate..tolok ukur satuannya biasanya menggunakan inchi..misalnya twistrate TR 1:15, TR 1:17, TR 1:20...artinya adalah putaran berbanding panjang dalam satuan inchi...misalnya TR 1:15...artinya twist rate berputar 180 derajat dalam panjang 15 inchi.
Semakin kecil TR maka peluru semakin cepat berputarnya. semakin besar angka TR maka semakin lambat berputarnya meski pada kecepatan FPS yg sama..FPS adalah Feet Per Second dalam satu detik berapa feet daya tempuh mimis....
Comments
Post a Comment